Jumat, 21 September 2012

Misteri Rumah Gurita bag 1(Misteriana dari Kisah Nyata).

Suasana malam ini memang enak di nikmati,bulan bersinar terang,walau malam
Ruangan kantor SD Pelita Harapan terlihat ramai oleh beberapa guru
yang hadir malam ini,karena murid SD yang di kepalai Sujarwo
mengadakan Persami(Perkemahan Sabtu Minggu)
pak Sahrul membaca koran di temani secangkir kopi penghangat badan di
depannya Jarwo tampak melamun,hati pak kepsek lagi kalut,dengar dengar
janda pujaan hati lagi pedekate sama pria lain.
,"wah..tumben pak jarwo melamun aje!,"sindir pak Sahrul
,"ah..enggak,cuma ngelihat kamu kayaknya asyik banget baca
korannya,padahal sudah basi,tadi udah khan!,"sindir balasan Jarwo
,"ya..pak,jangan lihat umur koran,tapi topiknya masih menarik apa
tidak!,",perlu di baca dua kali!," sama seperti perawan dan
janda,walau masih perawan tapi pasti mina kalah mantep sama ani bagi
pak kepsek!,"sindir pak Sahrul untuk kedua kalinya,jarwo cuma cemberut
kesal
,"brengsek..aku lagi panas sama ani malah di kipasi,"maki hati Jarwo
,"ya udah..kamu baca apa?,"tanya Jarwo mengalihkan perhatian pak Sahrul
,"ini soal gereja setan yang katanya ini ajaran sesat dari gereja
kristiani,setali tiga uang sama ahmadiyah untuk agama kita,"
,"benar..dengar dengar pengaruhnya sudah masuk ke Indonesia,"ucap Jarwo
,"kalau di indonesia yang terkenal rumah gurita yang di sinyalir gereja setan,"
,"ah..masak!,"bukan di wawancari pemilik sama orang di sekitarnya
tidak ada apa apa,hanya rumah biasa milik mantan pelaut,karena itu dia
pakai hiasan gurita,makhluk yang sering di temuinya dalam
pelayarannya,"sanggah Jarwo
,"itu benar pak,yang terlihat..tapi saya punya cerita dari
internet,ini kisah nyata tentang aura gaib rumah gurita,"bisik pak
Sahrul dekat telinga Jarwo
,"ceritakan!,"
,"sip..deh!,pak kepsek!,"
begini ceritanya,
Aku bersama berapa teman penasaran dengan rumah Gurita karena itu pada
malam hari kami berenam berjalan menyusuri kota bandung kala itu
dengan sepeda montor,sunyinya fly over pasoepati,kami hanya fokus
dengan satu hal,"MENTAL!,"
bermodalkan cerita dari mulut ke mulut,kami berhasil menuju lokasi
yang kerap menimbulkan rasa penasaran khalayak umum tersebut(posisi
masih di seberang jalan komplek menuju lokasi,tepatnya di seberang
hotel Tropicana).
,"yang mana sih gangnya?,ada yang tau gak?,"
di mana di mana dan di mana,itu kata yang sempat kami
perdebatkan.padahal dengan jelas aku sendiri yang pernah mencoba pergi
ke rumah itu tepatnya depan rumah Gurita pas,menjadi sangat
bingung,linglung dan pusing sekali(mungkin ini yang di sebut pagar
oleh paranormal,fungsinya membuat linglung orang yang berniat
mendatangi area yang di pasangi pagar tersebut,suasana mistis mulai
terasa saat itu,dengan saranku,lebih baik kita putarkan saja dahulu
arahnya,agar kita lebih mudah mencari gangnya.
perasaan linglung kami mencapai puncaknya!!,sangat jelas terasa...kami
merasa yakin,bahwa gang tempat masuk menuju rumah Gurita,ada di
sebelum hotel,pastilah salah seorang dari kami menyadari karena
mungkin salah satu dari kami ada dalam keadaan sadar yang,"wallahualam
bissawaf,"tidak terkena efek,"pagar,"tersebut.namun tidak ada
satupun).
Akhirnya,kami meneruskan perjalanan dan maju perlahan,tiba tiba aku
terkejut!,"bahwa gang yang pernah ku masuki untuk menuju rumah
tersebut,tiba tiba berada di sebelum pom bensin pasteur,heran
bercampur kaget,kenapa bisa gang tersebut berpindah?padahal dengan
jelas,saat dulu aku pernah ke sana,itu berada di sebelum tropicana!.
namun sayang,mungkin karena niat dan iman kami masih lemah,"pagar,"itu
menang,entah mengapa,pintu gerbang komplek itu tiba tiba di jaga oleh
satpam yang bisa di bilang,wajahnya dingin,hitam dan pelit senyum.di
situ kami sempat berunding,apakah mau di teruskan atau tidak,karena
tekanan mistis begitu kuat saat mencapai gerbang tersebut.Dan
akhirnya,salah satu teman menyarankan kami memilih untuk
mengalah(alasannya,knalpot motor satria fu kami di takutkan mengganggu
warga komplek,karena sangat bising,namun sampai saat ini aku
yakin,temanku mengerti sesuatu).Akhirnya kami memutuskan untuk
pulang,karena waktu sudah menunjukkan pukul
01.00 WIB.
kami mulai menyusuri fly over kembali dengan kecepatan yang santai.mungkin

,karena mereka memperingatkan atau tidak tahu apa,punggung sebelah
kiriku dan temanku terasa berat sekali,dan itu terjadi
bersamaan!.teman yang ku bonceng berkata,"wah,ada yang ikut nih."aku
yang sudah terbiasa dengan kata katanya(temanku yang ini,memiliki
indera keenam,jadi dia bisa merasakan),tidak heran,dan akupun
percaya,Aku hanya ber
fikir,mungkin mereka memberi peringatan atas apa yang kami lakukan.
Bonus foto rumah gurita dan lambang gereja setan.

1 komentar: